Zalfan Fadhlurahmnan ( 8020230204 )
1. SISTEM OPERASI DOS
![]() |
| DOS (Disk Operating System) |
Apa Itu DOS?
Apa yang dimaksud dengan DOS? DOS adalah singkatan dari Disk Operating System, sistem operasi ini menggunakan command line interface dalam interaksinya dengan pengguna.
Sistem operasi DOS merupakan pendahulu Microsoft Windows, DOS adalah awal mula sistem operasi komputer yang dikembangkan IBM. Hal itulah yang membuat DOS sangat penting bagi perkembangan sistem operasi.
Fungsi DOS digunakan untuk mengelola sumber daya yang terdapat di komputer.
Dalam interaksinya dengan sistem operasi tersebut, kamu perlu memberikan perintah-perintah DOS melalui keyboard. Terdapat berbagai perintah DOS yang sering digunakan, salah satunya adalah perintah nama file program serta berbagai perintah lain yang akan kita bahas di bawah.
Dengan demikian bisa kita simpulkan bahwa fungsi DOS adalah untuk mengelola sistem komputer.
Sejarah Disk Operation System atau DOS
Seattle Computer Products adalah perusahaan yang pertama kali membuat DOS. Perusahaan ini di kepalai oleh Tim Patterson, yang belakangan direkrut oleh Microsoft dalam pengembangan MS-DOS, pada tahun 1980. Microsoft membeli DOS dengan harga 25 ribu dolar (non-eksklusif lisensi) yang kemudian “dibungkus” dan dijual oleh Microsoft dengan nama Q-DOS (Quick Dirty Operating System).
Selanjutnya QDOS diubah namanya menjadi 86-DOS karena desain QDOS dengan prosesor intel 8086. Microsoft kemudian membayar tambahan 50 ribu dolar untuk mendapatkan lisensi eksklusif lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Microsoft juga mengembangkan dan “membungkus” versi lain dari MS-DOS dengan nama PC-DOS untuk IBM PC.
Awalnya IBM PC-DOS dirilis lebih lambat dari MS-DOS. Setelah versi 4.0, PC-DOS dan MS-DOS adalah sistem operasi yang identik. Selama waktu tersebut, Microsoft juga mengembangkan penerus DOS dengan nama OS/2. Dalam perjanjiannya dengan IBM, Microsoft juga diperbolehkan menjual DOS ke perusahaan komputer lain, dengan nama MS-DOS.
MS-DOS mengalami perkembangan yang cukup cepat, dengan fitur-fiturnya yang signifikan yang telah diambil dari beberapa Sistem Operasi lain seperti Microsoft Xenix. Salah satu varian dari Sistem Operasi Unix yang dikembangkan oleh Microsoft. Juga DR-DOS yang merupakan milik Digital Research, dan juga produk-produk utilitas lain seperti Norton Utilities dari Symantec Corporation, merupakan produk adopsi sama halnya dengan Microsoft Disk Defragmenter, PC-Tools dari Central Points. MS-DOS juga mengadopsi EMM (Expanded Memori Manager) QEMM dari Quarterdeck ( yang sebelumnya juga produk adopsi seperti EMM386), disk compression DriveSpace dari Stac Electronics, dan masih banyak produk lainnya yang diadopsi.
Saat Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru dengan sebutan Intel 80286, IBM dan Microsoft mulai dengan proyek Sistem Operasi yang baru sebagai pengganti DOS yang disebut OS/2, yang merupakan versi MS-DOS yang berjalan di modus terproteksi (protected mode). Tetapi Microsoft akhirnya meninggalkan proyek OS/2 untuk lebih mefokuskan diri dengan pengembangan Microsoft Windows dan Microsoft Windows NT.
GEM merupakan sebuah antarmuka grafis yang dibuat oleh Digital Research, tapi sangat belum populer pada komputer IBM PC atau yang kompatibel. Ternyata GEM mendapat pasarnya pada mesin komputer ATARI ST, walaupun akhirnya disalip oleh Microsoft lagi dengan versi Windows 3.0.
Fungsi DOS
Tidak hanya berfungsi dalam mengelola sumber daya pada komputer saja, lebih dari itu, terdapat berbagai macam fungsi DOS lain yang perlu kamu ketahui. Berikut di antaranya:
- Mengelola dan mengorganisir aktivitas pada komputer.
- Mengelola input dan output data pada komputer.
- Mengatur memori komputer.
- Manajemen file dan directory pada komputer.
- Mengamankan data pada komputer.
- Melakukan instalasi hardware pendukung.
- Menangani troubleshooting.
Itulah beberapa fungsi DOS sebagai sistem operasi pada komputer yakni mengelola seluruh hal yang berkaitan dengan sistem komputer.
Perintah DOS
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, DOS adalah sistem operasi yang menggunakan CLI dalam interaksinya dengan pengguna. Perintah DOS terbagi menjadi dua yakni internal command dan external command.
Internal command adalah perintah yang sudah siap dipakai karena terdapat pada command.com sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS. Sedangkan external command tidak terdapat pada command.com sehingga membutuhkan file yang dapat dieksekusi.
Berikut ini beberapa perintah internal yang ada pada DOS.
- BREAK – untuk mengeset pengecekan atau menggagalkan penekanan pada tombol CTRL + C.
- CD atau CHDIR – untuk mengganti direktori aktif menjadi direktori lain yang ditentukan menggunakan parameter. Apabila tidak ada parameter, maka perintah tersebut akan menampilkan lokasi dari direktori tersebut.
- CHCP – perintah yang digunakan untuk menampilkan kumpulan karakter yang sedang digunakan dalam bentuk angka. Selain untuk menampilkan, CHCP juga berfungsi untuk mengganti kumpulan karakter (code page) pada seluruh perangkat yang mendukung code page.
- CLS – untuk membersihkan tampilan pada layar monitor, selain itu perintah ini tidak memiliki parameter.
- COPY – untuk menyalin file dari satu lokasi ke lokasi lain. Perintah ini memiliki dua parameter, yakni parameter sumber file dan tujuan file tersebut akan disalin.
- CTTY – perintah untuk mengganti perangkat terminal yang digunakan dalam mengontrol komputer.
- DATE – untuk menampilkan tanggal saat itu atau digunakan untuk mengatur tanggal pada komputer.
- DEL atau ERASE – untuk menghapus file yang sudah ditentukan pada parameter. Parameter dapat berupa satu nama file maupun beberapa file yang dijadikan satu menggunakan wildcard.
- DIR – digunakan untuk menampilkan file serta subdirektori yang terdapat pada direktori aktif. File tersebut memiliki parameter berupa lokasi di mana hendak menampilkan isi direktori.
- EXIT – untuk berpindah dari shell command.com sekundar ke shell command.com primer.
- LH atau LOAD HIGH – untuk memuat program ke upper memory block.
- LOCK – untuk memberikan izin akses terhadap harddisk, namun perintah tersebut hanya tersedia pada MS-DOS tahun 95/98.
- MKDIR atau MD – untuk membuat sebuah direktori di dalam direktori yang sudah aktif.
- PATH – untuk menentukan file mana yang harus dicari yang dapat dieksekusi sebagai program.
- PROMPT – untuk mengubah tampilan command prompt DOS.
- RMDIR atau RD – untuk menghapus direktori yang kosong, apabila di dalamnya terdapat file maka otomatis perintah akan gagal. Untuk menghapus total sebuah direktori, gunakan alternatif perintah eksternal yakni DELTREE.
- REN atau RENAME – berfungsi untuk mengubah satu file, atau beberapa file sekaligus menggunakan wildcard.
- SET – untuk menampilkan, menghapus, dan mengeset variabel. Perintah ini biasanya dimasukan pada file AUTOEXEC.BAT.
- TIME – untuk menampilkan dan mengatur waktu saat ini.
- TYPE – untuk menampilkan sebuah isi file berupa teks dalam output standar.
- UNLOCK – menonaktifkan akses terhadap hard disk.
- VER – untuk menampilkan versi sistem operasi yang digunakan saat ini.
- VERIFY – untuk meminta sistem operasi agar melakukan verifikasi bahwa file yang ditulis dalam media penyimpanan telah sempurna ditulis, dan menampilkan status verifikasi. Perintah ini biasanya sudah otomatis aktif pada DOS.
- VOL – untuk menampilkan nama dari sebuah volume atau partisi.
Selain perintah DOS di atas sebenarnya masih banyak perintah lain. Perintah inilah yang nantinya dapat membantu DOS berjalan dengan lancar.
Kelas-Kelas DOS
Selain mengerti berbagai perintahnya, DOS adalah sistem operasi yang memiliki kelas-kelas yang terbagi menjadi 6 yakni sebagai berikut.
- MS-DOS atau Microsoft Disk Operating System adalah sistem operasi yang dijual ke pembuat sistem komputer IBM PC. Contohnya seperti Compaq DOS, Tandy DOS, Q-DOS, dan berbagai contoh lain.
- IBM PC-DOS atau International Business Machine Personal Computer DOS, adalah DOS buatan Microsoft namun telah disesuaikan agar dapat digunakan komputer buatan IBM.
- DR-DOS atau Digital Research DOS, dikembangkan oleh pembuat sistem operasi CP/M yakni Garry Kildall.
- Novell Personal Netware, merupakan versi DR-DOS yang dijual pada Novell karena perusahaan CP/M bangkrut, sehingga diakuisisi oleh Novell menjadi Digital Research Incorporated.
- Caldera DOS merupakan versi Novell Personal Netware yang dijual pada Caldera Corporation.
- Free DOS merupakan versi yang dikembangkan oleh komunitas open source dari sisa perkembangan Caldera DOS.
Kesimpulan
DOS adalah sistem operasi yang menggunakan command line interface, artinya pengguna harus memasukan perintah atau command agar bisa mengelola segala aktivitas pada komputer. Saat ini sistem operasi DOS mungkin kurang begitu terdengar karena sudah melewati masa kejayaannya pada tahun 1980 lalu.
Selain itu juga sudah muncul berbagai OS lain yang lebih friendly berbasis GUI.
2. SISTEM OPERASI WINDOWS
![]() |
| Windows |
Sejarah Perkembangan Microsoft dari Tahun 1985-2022
- Windows 1.0
Dirilis pada tahun 1985, Microsoft Windows 1.0 menghadapi perjuangan berat yang panjang untuk mendominasi pasar. Windows pertama ini merupakan sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) yang dibuat perusahaan Microsoft. Windows 1.0 menggunakan tampilan bitmap (device independent bitmap atau disingkat DIB). Windows versi pertama ini juga menggunakan mouse sebagai perangkat yang membantu mengoperasikan Windows. Dikarenakan Windows 1.0 masih menggunakan DOS, maka hanya ada satu aplikasi yang boleh berjalan di muka (foreground application).
- Windows 2.0
Adanya update ke versi kedua dari sistem operasi bukanlah lompatan besar ke depan tetapi memperkenalkan beberapa kemampuan dan fitur utama yang melekat padanya hingga hari ini. Versi kedua ini lebih menonjolkan grafik. Grafik yang ditingkatkan memberi Windows 2.0 kemampuan untuk menampilkan lebih banyak warna dan tampilan Windows yang tumpang tindih. Di versi sebelumnya memaksa jendela untuk diletakkan bersebelahan. Untuk rata-rata pengguna, Windows 2.0 tidak jauh berbeda dengan Windows pertama. Pengguna yang paham teknologi menghargai peningkatan kemampuan dan spesifikasi teknis. Namun semua itu tidak terlalu penting karena Windows terus berjuang untuk membebaskan pengguna dari mesin DOS berbasis teks mereka dengan versi ini.
- Windows 3.0
Windows 3.0 adalah versi windows yang cukup sukses terjual secara komersial. Windows versi ini dirilis tahun 1990. Windows versi ini memiliki peningkatan dalam kemampuan pada aplikasi Windows. Versi 3.0 mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara bersamaan. Versi ini juga dikenal sebagai virtual memory.
- Windows 3.1
Meskipun versi Windows 3.0 merupakan peningkatan yang signifikan dari pendahulunya, versi 3.1 menjadi versi yang paling luas dan populer. Windows 3.1 muncul saat internet mulai menguasai sehingga mendapatkan pengguna secara banyak (masal). Beberapa peningkatan signifikan dari 3.1 adalah Manajer Program, Manajer File, penggunaan font TrueType, Panel Kontrol, dan banyak lagi. 3.1 memperkenalkan tombol gaya 3D dan kemampuan grafis yang jauh lebih baik yang memungkinkan mereka untuk menampilkan program sebagai ikon di Program Manager. 3.1 juga memiliki tambahan dukungan multimedia yang memungkinkan peningkatan besar bagi pengguna dengan kemampuan suara dan video. Windows 3.1 juga memperkenalkan dunia untuk ctrl-alt-delete.
- Windows NT
Dikembangkan secara bersamaan sebagai sistem operasi berbasis MS-DOS, Windows 3.1 NT sangat berbeda dari versi konsumen Windows 3.1. Microsoft awalnya bermaksud agar sistem operasi disebut OS/2 NT karena pada awalnya dikembangkan sebagai bagian dari proyek OS/2 dengan IBM. Setelah hubungan itu gagal, itu berganti nama menjadi Windows NT dan dirilis pada tahun 1993. NT menjadi standar bagi para profesional TI dan diadopsi secara luas di kalangan pengguna korporat. Lingkungan operasi yang mendasarinya akan terus diperluas selama bertahun-tahun dan kemudian menjadi penting bagi evolusi sistem operasi Windows secara keseluruhan.
- Windows 95
Windows 95 membawa perubahan yang menentukan cara kerja komputer hingga hari ini. Ini adalah sistem operasi Microsoft pertama yang tidak dibangun di atas DOS, dan kebutuhan untuk mengetahui perintah berbasis teks berkurang secara drastis. Tampilan Menu mulai baru, dan navigasi di sekitar desktop dan melalui hierarki file menjadi jauh lebih intuitif. Dilansir dari Verge, versi ini mencantumkan peningkatan utama. Beberapa di antaranya mencakup dukungan untuk nama file yang panjang, kemampuan jaringan yang lebih baik, profil pengguna, dan manajemen perangkat plug-and-play.
- Windows 98
Windows 95 yang merupakan perubahan drastis dari versi sebelumnya. Namun tidak dengan versi 98 ini. Di versi ini lebih sedikit kemeriahan yang menyertai pada peluncuran Windows 98. Hal tersebut karena ini bukanlah perubahan yang tidak terlalu drastis dan lebih merupakan tweak ke sistem yang sudah sukses. Dilansir dari Tech Radar, mencatat bahwa banyak tweak di Windows 98 menjadikannya sistem operasi yang lebih mudah digunakan. Sementara tata letak dan tampilan sebagian besar tidak berubah. Penyesuaian yang dilakukan di bawah tenda berarti akan lebih stabil dan pengguna akan menghadapi hal yang dikhawatirkan adalah “blue screen death". Blue screen death adalah layar biru solid default yang muncul ketika sistem crash. Microsoft juga membuat perubahan untuk mengintegrasikan web ke dalam sistem operasi secara lebih mulus. Hal ini termasuk membuat jendela yang digunakan untuk mengakses file terlihat dan terasa seperti browsernya, Internet Explorer.
- Windows Edisi Milenium
Windows Millenium Edition adalah evolusi lain dari Win 95 yang menyertakan pembaruan dari Win98 dan beberapa lainnya. Itu sama sekali bukan sistem operasi baru dan memperkenalkan sedikit perubahan substansial. Tujuan utamanya adalah untuk memperpanjang umur komputer pengguna rumahan yang belum cukup kuat untuk menjalankan sistem operasi berbasis NT, yang masih terbatas pada pengguna bisnis.
- Windows 2000
Dirilis sekitar waktu yang sama dengan Windows Me, WinWindows 2000, atau Win2K, dibangun di atas pengembangan NT sebagai sistem operasi yang stabil untuk pengguna bisnis. Win2K ditawarkan dalam empat varian, termasuk Professional, Server, Advanced Server, dan Datacenter Server. Windows 2000 memperkenalkan banyak alat yang berguna yang terus menjadi bagian dari Windows sampai saat ini. Ini termasuk Microsoft Installer, yang berfungsi untuk meningkatkan proses instalasi aplikasi. Kemudian Recovery Console yang memungkinkan pengguna untuk memulihkan file setelah crash. Sementara Windows baru ini hadir dengan serangkaian tambahan baru yang praktis. Pembaruan ini menjadi tambahan yang disambut baik untuk bisnis dan administrator jaringan.
- Windows XP
Hanya setahun setelah rilis Me dan 2000, Microsoft memperkenalkan perubahan terbesar pada sistem operasi Windows hingga saat ini. Setelah bertahun-tahun mengembangkan dua set sistem operasi dengan NT berorientasi bisnis dan edisi konsumen berbasis DOS, XP memungkinkan Microsoft untuk akhirnya melepaskan semua fondasi MS-DOS dan mengintegrasikan NT ke dalam satu sistem operasi untuk mengatur semuanya. Windows XP adalah perombakan besar-besaran Windows dan membuktikan dirinya sebagai sistem operasi yang stabil dan ramah pengguna yang diinginkan Microsoft.
- Windows Vista
Microsoft mengumumkan peluncuran Vista pada Januari 2007. Bill Gates, ketua Microsoft pada saat itu, menghargai masukan jutaan penggunanya dalam pengembangan Vista. Ia mengklaim bahwa sistem baru ini akan menjawab kebutuhan yang diungkapkan oleh pelanggannya. Bertepatan dengan rilis Vista hal ini juga menjadi pembaruan Microsoft Office.
- Windows 7
Microsoft merilis Windows 7 pada akhir 2009 untuk menindaklanjuti versi Vista. Secara visual, desktop kedua sistem tampak sangat mirip, tetapi ada perbedaan utama dalam fungsi. Dilansir dari TechTarget terdapat beberapa fitur utama yang membedakannya. Salah satu fitur penting yang tetap ada dalam rilis Windows berturut-turut adalah kemampuan untuk menyematkan aplikasi yang sering digunakan ke bilah tugas. Sebagian besar pengguna menganggap fungsi ini berguna karena banyak orang hanya menggunakan beberapa aplikasi di komputer mana pun. Dengan fungsi ini, program-program tertentu sudah tersedia tanpa harus mengklik menu atau folder apa pun.
- Windows 8
Dirilis pada tahun 2012, Windows 8 secara mendasar mengubah pengalaman pengguna dalam upaya untuk mengadaptasi sistem operasi. Versi ini digunakan pada basis pengguna intinya dengan komputer desktop dan laptop pribadi. Sistem operasi ini menggunakan mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86 buatan intel dan AMD. Antarmuka Windows 8 diubah agar bisa digunakan para perangkat tablet sentuh.
- Windows 10
Windows 10 menandai perubahan penting lainnya untuk sistem operasi seperti yang dilakukan Windows 95 dan Windows XP. Itu berhasil mengintegrasikan fitur yang disesuaikan dengan layar sentuh tanpa mengurangi pengalaman pengguna desktop. Hal ini juga membawa kembali menu Mulai dan bilah tugas yang sudah dikenal, tetapi dengan peningkatan signifikan pada fungsinya.
- Windows 11
Versi Windows terbaru ini adalah rilis utama dari sistem operasi Windows NT yang dikembangkan oleh Microsoft. Windows 11 dirilis pertama kali pada 24 Juni 2021. Versi ini memiliki sistem operasi regenerasi dari Windows 10X. Windows ini menampilkan perubahan banyak pada shell Windows yang dipengaruhi oleh Windows 10X yang dibatalkan, termasuk salah satunya menu Start yang didesain ulang. Penggantian “live tiles” dengan panel “Widget” terpisah di taskbar. Pada versi ini Internet Explorer (IE) juga telah diganti dengan Microsoft Edge sebgai browser web default.
3. SISTEM OPERASI macOS
Sejarah macOS Hingga Saat Ini

Baru-baru ini Apple merilis sistem operasi komputer terbaru mereka yaitu macOS Sonoma yang menarget pengguna MacBook dengan prosesor Apple M1 & M2 serta beberapa tipe MacBook yang masih menggunakan prosesor Intel. MacBook banyak digemari para profesional dan konsumen umum karena menggunakan macOS yang sangat membantu untuk bekerja lebih produktif dan juga memiliki kemudahan yang tidak dimiliki sistem operasi lain. Apple memiliki acara khusus untuk perilisan produk mereka termasuk perkembangan sistem operasi terbaru macOS yang dinamakan WWDC (WorldWide Developers Conference). Berikut sejarah macOS sejak lahir hingga saat ini (2023).
1. macOS X Server 1.0 Hera, 16 Maret 1999
MacOS X Server 1.0 merupakan sistem operasi yang pertama kali dikembangkan oleh Apple setelah mereka mengakuisisi NeXT Software. Sistem operasi ini berjalan pada komputer PowerPC yang ditujukan untuk pengguna profesional saja.
2. macOS X 10.0 Cheetah, 24 Maret 2001
MacOS X 10.0 merupakan pengembangan dari MacOS X Server 1.0 yang menarget pengguna komputer awam. Karena hal tersebut, Apple merancang user interface yang dinamakan Aqua karena memiliki tampilan yang memanjakan mata dan memudahkan pengguna dalam melakukan multitasking seperti pengenalan Dock yang hingga saat ini menjadi identitas macOS. Sistem operasi ini memiliki banyak kritik seperti sistem keamanan yang kurang baik, tidak stabil, permasalahan performa, dan kurangnya fitur tambahan yang diperlukan oleh pengguna.
3. macOS X 10.1 Puma, 25 September 2001
MacOS X 10.1 merupakan hasil pengembangan dari versi sebelumnya dan termasuk ke dalam upgrade gratis. Pernyataan tersebut diucapkan langsung oleh mendiang Steve Jobs pada press conference nya. Versi macOS ini menjanjikan kecepatan dan kestabilan yang jauh lebih baik dibandingkan versi sebelumnya, dan dinamakan Puma karena sistem operasi ini dianggap sebagai “kucing yang larinya sangat cepat”. Tentunya pada versi ini membawa pembaruan seperti dukungan burning DVD, kemampuan untuk melakukan render gambar 3D, dan perbaikan manajemen file secara menyeluruh.
4. macOS X 10.2 Jaguar, 24 Agustus 2002
MacOS X 10.2 merupakan pengembangan ketiga dari keluarga macOS yang kali ini tidak hanya menarget konsumen biasa tetapi juga kebutuhan server. Versi macOS ini memperkenalkan dukungan untuk memutar video MP4 dan fitur yang berhubungan dengan internet karena Apple mulai melakukan integrasi sistem operasinya ke internet dengan menghadirkan fitur Address Book, file sharing, dan shared printer / scanner. Untuk pertama kalinya Apple menghadirkan lisensi secara bulk, yang artinya satu lisensi dapat diaktivasi di beberapa komputer. Sayangnya, bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade ke sistem operasi ini maka harus membayar lisensinya kembali.
5. macOS X 10.3 Panther, 24 Oktober 2003
MacOS X 10.3 merupakan penerus dari macOS X 10.2 dan memiliki permintaan hardware yang jauh lebih baik karena banyaknya aplikasi yang diberikan pada sistem operasi ini. Pada versi ini juga diperkenalkan Safari, browser internet perdana milik Apple. Bagi para developer, Apple memperkenalkan Xcode untuk mengembangkan aplikasi untuk macOS dan iOS. Lalu Apple juga mempatenkan Finder, yaitu sistem pencari dan manajemen data seperti Explorer milih Windows.
6. macOS X 10.4 Tiger, 29 April 2005
Perilisan macOS satu ini berhadapan langsung dengan pesaing beratnya yaitu Microsoft Windows. Merupakan penerus dari versi 10.3, macOS X 10.4 membawa fitur yang tidak dimiliki oleh Windows pada saat itu seperti kemampuan untuk mengolah grafik, kecepatan manajemen data, kompatibilitas dengan komponen terbaru, dan Apple menghadirkan Automator, yaitu sistem otomasi di komputer yang bertujuan untuk melakukan susunan perintah dalam rentang waktu tertentu secara otomatis.
7. macOS X 10.5 Leopard, 26 Oktober 2007
MacOS X 10.5 merupakan macOS pertama yang mendukung prosesor Intel sebagai inti utama komputer. Menurut klaim Apple, mereka melakukan lebih dari 300 perbaikan dan perubahan dari pendahulunya. Pada versi ini Apple melakukan redesign user interface secara luas dan memberikan fitur yang cukup menarik yaitu Boot Camp. Boot Camp merupakan sebuah fitur yang hanya dimiliki oleh macOS dimana software ini memungkinkan kita untuk melakukan instalasi sistem operasi lain selain macOS secara Dual Boot. Artinya pada sebuah komputer Mac dapat memiliki 2 sistem operasi yang dapat dipilih sebelum melakukan booting. Fitur ini diperkenalkan oleh Apple dengan melakukan demo instalasi Windows XP & Windows Vista pada komputer Mac. Fitur ini juga yang mendongkrak penjualan komputer Mac secara signifikan.
8. macOS X 10.6 Snow Leopard, 28 Agustus 2009
Versi macOS ini adalah titik dimana saat perilisannya sudah tidak menggunakan version number tetapi menggunakan codename yaitu Snow Leopard. Pada sistem operasi ini, Apple memperkenalkan pengembangan Apple SDK dan Xcode yang memungkinkan developer untuk melakukan develop aplikasi iOS secara seamless. Secara user interface, tidak ada yang berbeda dengan sebelumnya. Hanya ada beberapa fitur tambahan yang ditawarkan yaitu cloud synchronization dimana setiap perangkat Apple dapat melakukan sinkronisasi data secara otomatis seperti jadwal di iPhone akan secara otomatis tersedia di MacBook. Apple mengklaim sistem operasi ini tidak menawarkan fitur baru karena versi ini berfokus pada optimalisasi koding dan kompatibilitas dengan hardware yang lebih baru.
9. macOS X 10.7 Lion, 20 Juli 2011
MacOS X Lion merupakan pengembangan dari Snow Leopard dimana sistem operasi ini sudah sepenuhnya terintegrasi dengan iOS dari iPhone. Hadirnya App Store, layanan iCloud, AirDrop, dan Launchpad menjadi fitur unggulan pada versi ini. Dengan adanya App Store maka setiap developer aplikasi mampu mendistribusikan software garapannya di App Store sehingga mudah dicari dan kemudahan bagi pengguna dalam instalasinya. Tidak lupa juga Apple melakukan perbaikan user interface untuk kemudahan multitasking.
10. macOS X 10.8 Mountain Lion, 25 Juli 2012
Seperti halnya Snow Leopard, Mountain Lion merupakan Lion yang dioptimalisasi dan diperbaiki kompatibilitasnya. Pada versi ini, Apple menghadirkan Gatekeeper yaitu sistem perlindungan dari malware dan virus yang bertebaran di internet.
11. macOS X 10.9 Mavericks, 22 Oktober 2013
Untuk pertama kalinya, Apple menggunakan nama sistem operasinya dengan mengambil nama lokasi ikonik di Amerika Serikat. Mavericks merupakan pantai yang digemari untuk berselancar bagi banyak warga Amerika. Dan untuk pertama kalinya juga Apple membuat sistem operasi ini menjadi upgrade gratis bagi pengguna sistem operasi sebelumnya. Sistem operasi ini menghadirkan fitur besar yang menjadikan macOS banyak digemari orang yaitu compressed memory. Compressed memory adalah sebuah sistem kompresi dimana secara otomatis sistem akan melakukan machine learning dan adaptive learning untuk menentukan data dan aplikasi mana yang akan di kompres saat RAM sudah mulai penuh. Fitur ini memiliki kemiripan dengan swap memory milik Linux tetapi jauh lebih matang penerapannya. Sayangnya sistem operasi ini memiliki banyak review negatif karena Apple memutuskan untuk menghilangkan fitur sinkronisasi lokal dengan iPhone dan memaksa pengguna untuk melakukan sinkronisasi dengan iCloud dan juga memaksa pengguna untuk upgrade iOS di iPhone.
12. macOS X 10.10 Yosemite, 16 Oktober 2014
MacOS X Yosemite merupakan perombakan dari Mavericks dimana user interface menggunakan bahasa desain flat-graphic dan pengenalan font Helvetica yang menjadi ciri khas dari macOS hingga saat ini. Fitur pada sistem operasi ini lebih menonjolkan kemudahan dalam integrasi dengan iPhone seperti mengangkat telepon langsung, kirim pesan, personal hotspot, dan pekerjaan yang dilakukan dengan iPhone sekarang bisa sepenuhnya sinkronisasi dengan Mac.
13. macOS X 10.11 El Capitan, 30 September 2015
Pada versi El Capitan ini, Apple menghadirkan API Metal yaitu sebuah API yang diklaim dapat meningkatkan performa game dan aplikasi profesional pada Mac. Font Helvetica juga mengalami perubahan desain menjadi Helvetica Neue yang lebih nyaman dipandang mata. Fitur paling menonjol pada versi ini adalah Window Management dimana pengguna dapat melakukan split screen layar secara otomatis sehingga memaksimalkan ruang kerja, dan hadirnya multi-touch gestures untuk pindah window yang aktif. Fitur multi-touch gesture ini makin menarik berkat pengembangan trackpad MacBook dan kemampuan palm rejection yang sangat akurat. Hal ini memungkinkan pengguna untuk bekerja cepat tanpa harus menggunakan mouse sama sekali dan hanya mengandalkan trackpad.
14. macOS 10.12 Sierra, 20 September 2016
Nama Sierra diambil dari pegunungan Sierra Nevada di California. Pada versi ini Apple memperkenalkan Siri, sebuah AI assistant yang dapat membantu pengguna dalam melakukan sesuatu. Cukup dengan berkata “Hey Siri !” maka Siri akan merespon dan meminta pengguna mengucapkan perintah yang diinginkan. Fitur Siri dihadirkan untuk menyaingi Google Assistant, Microsoft Cortana, dan Amazon Alexa yang lebih dahulu hadir. Apple juga memperkenalkan Apple Pay, sebuah payment gateway untuk melakukan pembelian pada macOS dan produk digital yang dijual pada App Store.
15. macOS 10.13 High Sierra, 25 September 2017
Seperti halnya Snow Leopard dan Mountain Lion, macOS High Sierra merupakan Sierra dengan perbaikan koding dan optimalisasi performa. Apple memperkenalkan APFS (Apple File System) yaitu standar partisi baru yang digunakan oleh Apple dan didesain untuk mengoptimalkan SSD. Apple juga memperkenalkan pengembangan terbaru dari API Metal yang dinamakan Metal 2 dan diklaim memiliki performa lebih baik karena memiliki kemampuan untuk menampilkan gambar virtual reality dan adanya machine learning.
16. macOS 10.14 Mojave, 24 September 2018
MacOS Mojave (dibaca : moh-HAH-vee) kembali menghadirkan perubahan user interface dan memperkenalkan Dark Mode. Dark Mode yaitu user interface serba hitam / gelap dan membuat warna lain menjadi lebih mencolok. Fitur ini membantu pengguna agar mata tidak cepat lelah dan bisa fokus bekerja lebih lama. Selain itu, tidak ada yang berubah secara signifikan dari segi fitur dan optimalisasi performa.
17. macOS 10.15 Catalina, 7 Oktober 2019
MacOS Catalina merupakan versi macOS terakhir yang menggunakan angka 10 sebagai version number. Pada versi ini dihadirkan fitur Time Machine yaitu sistem recovery dan backup jika terjadi sesuatu atau malfungsi pada sistem operasi. Untuk pertama kalinya juga Apple menghadirkan dukungan game controller seperti Xbox One atau PlayStation 4 secara native. Bagi para developer aplikasi, Apple memperkenalkan Catalyst yaitu software pengembangan aplikasi yang mampu melakukan compile dan jalan di macOS, iOS, dan iPadOD secara bersamaan. Hal ini tentunya memudahkan para developer karena tidak perlu merancang ulang aplikasi yang sudah dibangun hanya untuk mendukung sistem operasi tertentu.
18. macOS 11 Big Sur, 12 November 2020
Untuk pertama kalinya Apple menghadirkan acara WWDC hanya secara online yang dapat ditonton melalui platform YouTube. Hal ini dilakukan Apple karena pandemi COVID-19 yang melanda dunia dan ketatnya pembatasan kegiatan di luar rumah. Apple memperkenalkan macOS Big Sur bersamaan dengan hadirnya seri iPhone 11 dan Apple M1, sebuah chip prosesor garapan Apple untuk menggantikan Intel. WWDC pada tahun 2020 menjadi sejarah tersendiri bagi Apple karena menjadi salah satu event tersukses mereka dengan antusias warganet yang luar biasa di saat pandemi. Pada event tersebut, Apple memperkenalkan macOS Big Sur yang diklaim merupakan perombakan terbesar dari seluruh macOS yang sudah dibuat. Apple merancang Big Sur dengan user interface yang lebih intuitif, hadirnya Control Center untuk kemudahan konfigurasi WiFi, dan kemampuan untuk menjalankan aplikasi iOS secara native tanpa ada emulator berkat penggunakan prosesor Apple M1.
19. macOS 12 Monterey, 25 Oktober 2021
Pada macOS Monterey, tidak ada yang berubah dari user interface hingga aplikasi bawaan karena Apple mengklaim sudah cukup optimal. Hanya saja Apple membawa fitur bagi para developer yaitu Testflight, sebuah platform ujicoba untuk memudahkan quality control untuk aplikasi iOS atau macOS yang sedang digarap.
20. macOS 13 Ventura, 24 Oktober 2022
MacOS Ventura juga tidak membawa hal yang berubah secara signifikan. Pada versi ini Apple memfokuskan fitur untuk membantu multitasking seperti Stage Manager dimana pengguna dapat melakukan grouping aplikasi yang sedang dijalankan.
21. macOS 14 Sonoma, 26 September 2023
MacOS Sonoma membawa perubahan yang cukup menarik bagi penggunanya. Fitur seperti GPTK atau Game Porting Tool Kit yang memungkinkan Mac dapat menjalankan game Windows dan hadirnya Widget pada desktop. Sayangnya, macOS ini mematikan dukungan di beberapa prosesor Intel yang sudah ada sehingga pengguna terpaksa melakukan upgrade komputer atau MacBooknya ke versi terbaru.
Konsistensi dari Apple yang terus menerus menghadirkan sistem operasi yang luar biasa menjadi inspirasi bagi siapapun yang ingin menjalankan bisnis. Bagi kamu yang ingin memiliki sebuah aplikasi atau sistem yang terus menerus mengikuti perkembangan jaman hingga memiliki fitur yang spesifik hanya untuk kamu, langsung hubungi Dreite.
4. SEJARAH SISTEM OPERASI LINUX
Linux ialah sistem operasi open source yang berbasis pada kernel Linux dan menyerupai Unix. Lisensi yang melekat pada sistem operasi Linux ialah GNU General Public License (GPL), yang artinya setiap orang dapat menggunakan sistem operasi ini secara gratis untuk keperluan komersil maupun pribadi.Membawa sistem operasi yang open source, Linux membagikan source code kepada publik yang membuat sistem operasi ini dapat dimodifikasi dan diintegrasikan secara mudah sesuai kebutuhan penggunanya.
Sejarah Linux dimulai pada tahun 1969 ketika para peniliti AT&T’s Bell Laboratories mulai menggunakan sistem operasi Unix. Hasil penelitian dari sistem operasi tersebut pun dirilis untuk pertama kalinya pada tahun 1971 menggunakan bahasa pemograman assembly. Lalu pada tahun 1973 berubah menjadi bahasa C.Hasil dari penggunaan bahasa pemograman level atas itu pun memberikan dampak yang sangat besar pada AT&T’s Bell Laboratories. Banyak platform dapat menggunakan sistem operasi tersebut tanpa masalah yang bahkan membuat AT&T’s Bell Laboratories mengeluarkan lisensi gratis.Namun pada tahun 1984, AT&T dan Bell Laboratories berpisah karena AT&T memutuskan untuk menjadikan sistem operasi Unix sebagai produk berbayar.Pada tahun 1983 ketika pengembangan sistem operasi GNU bertujuan untuk membuat sistem operasi Unix yang dapat diakses secara bebas dan gratis, Richard Stallman yang merupakan pengembang GNU saat itu mengatakan bahwa GNU merupakan akronim dari “GNU’s Not Unix”.Hingga tahun 1990an, GNU pun berhasil menciptakan beberapa perangkat lunak pendudukung seperti Compiler dan Text Editor. **Namun ternyata Compiler dan Text Editor tidaklah cukup untuk membuat sebuah sistem operasi. GNU bercita-cita untuk membuat sistem operasi yang dapat dikenal banyak orang.Namun dalam perjalanannya mereka kekurangan satu komponen penting yaitu kernel yang berfungsi untuk mengatur hubungan antara software dan hardware.Barulah pada 1991 yang merupakan inti dari sejarah Linux itu sendiri dimulai. Berawal dari tahun 1990 sudah banyaknya program namun komponen terpenting yaitu kernel belum terlengkapi.Linux Torvalds yang saat itu merupakan mahasiswa Universitas Helsinki memiliki keresahan terhadap MINIX (proyek kelas kuliahnya yang mirip seperti Unix) yang saat itu hanya dapat diakses untuk kepentingan pendidikan.Hal itu membuat Linux akhirnya menciptakan kernelnya sendiri yang sekarang kita kenal sebagai Linux. Linux saat itu dirilis ke dalam milis. Tujuannya untuk mengundang para programmer untuk berpartisipasi melalui source code yang telah ia tawarkan.Versi Linux 0.02 pun di rilis pada 5 Oktober 1991. Bersama timnya, Linux telah berusaha secara terus-menerus untuk melakukan penyesuaian terhadap kernel supaya dapat berfungsi pada komponen GNU secara maksimal.Hingga pada 14 Maret 1994, GNU Linux telah dirilis secara sempurna dan dijadikan satu paket dengan program-program GNU yang lain dengan istilah Distro Linux.
Untuk diketahui, sejarah penamaan sistem operasi Linux ini tergolong lucu. Awalnya Linux Torvalds berniat memberi nama Freak pada kernelnya tersebut. Freak merupakan gabungan dari kata free, freak, dan Unix.Penggunaan nama Freak ini pun cukup serius mengingat Linux telah menggunakannya pada beberapa dokumen kerjanya. Sebetulnya, nama Linux pun sudah masuk dalam pertimbangan Linux saat itu. Namun Linux merasa nama Linux memberi kesan terlalu pribadi.Barulah pada masa perkembangan, ketika file hasil pembuatan diunggah pada FTP server, salah seorang teman dari Linux ini beranggapan bahwa nama Freak tidaklah cukup keren.Dengan alasan tersebut, tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan Linux, dia mengubah nama projek Freak menjadi Linux yang pada akhirnya disetujui oleh Linux dan kita kenal hingga saat ini.
Logo pinguin pada Linux bisa dikatakan sangat ikonik. Namun tahukah kamu bagaimana ide logo pinguin ini muncul?
Linux yang saat itu sedang berkeliling di taman secara tiba-tiba dipatok oleh seekor pinguin dan membuat Linux demam beberapa hari. Pengalaman demam inilah yang menjadi dasar ide dari Linux.Linux ingin pengguna Linux menjadi “ketagihan” yang diistilahkan oleh Linux sebagai “demam”. Hal inilah yang membuat karakter pinguin menjadi logo utama dari sistem operasi Linux hingga sekarang.
- Ciri Khas LinuxLinux merupakan sistem operasi yang telah tersebar secara gratis. Lisensi GNU General Public License membuat Linux begitu spesial. Selain itu Linux memiliki ciri khas seperti multitasking, multiuser, aman dan text command line.
- Fungsi Linux Saat IniSebagai informasi, dulu bahkan NASA menggunakan Linux sebagai sistem operasi utamanya. Untuk saat ini Linux digunakan diberbagai macam perangkat seperti perangkat tertanam bahkan superkomputer.Sudah banyak komunitas/organisasi, penggunaan pribadi, dan industri yang mengembangkan Linux dengan distribusi yang berbeda. Penggunaannya di dekstop pun semakin sulit untuk ditandingi. Selain itu Linux merupakan sistem operasi yang paling banyak dipasang di server.
- Kelebihan Linux Saat IniLinux memiliki banyak kelebihan, diantaranya:
- Open Source
- Fleksibel
- Gratis
- Lebih Aman
- Sistem Operasi yang Ringan
- Skalabilitas dan Stabilitas
- Kekurangan Linux Saat IniMeskipun memiliki kelebihan yang sangat menontonjol, menurut Minsa Linux pun memiliki kekurangan. Berikut beberapa kekurangan Linux, antara lain:
- Adaptasi Lebih LamaUser interface yang sedikit rumit ini membuat kita perlu waktu sedikit lebih lama untuk melakukan adaptasi. Apalagi jika dibandingkan dengan sistem operasi Windows.
- Bukan Pilihan GamerLinux tidak banyak didukung dan mendukung pada penggunaan di dekstop. Maka dari itu Linux tidak cukup menyenangkan bagi gamer.
- Kesimpulan dan Rekomendasi Kursus Belajar Linux Gratis BersertifikatLinux merupakan salah satu sistem operasi tertua yang telah berkembang sangat pesat hingga saat ini. Keberadaan Linux bahkan telah menjadi fondasi penting dalam dunia teknologi bahkan untuk perusahaan-perusahaan besar.Hal ini pun memberi peluang bagi banyak praktisi IT untuk berkarir di bidang IT Engineer, Cloud Engineer, DevOps, dan Linux System Administration.
Jika kamu tertarik menjadi seorang Linux Sys Admin, kamu bisa belajar melalui Freemium Course: Linux System Administration berikut. Kamu akan mendapatkan fasilitas lab, sertifikat keahlian, hingga peluang untuk ditawarkan pekerjaan dengan materi berbasis projek secara gratis.

5. SISTEM OPERASI Andorid
Sejarah Android

Mengutip Britannica, sejarah Android dimulai pada tahun 2003, ketika sebuah perusahaan teknologi Amerika, Android Inc. membuat proyek pengembangan sistem operasi untuk kamera digital. Pada 2004, proyek tersebut beralih tujuan menjadi pengembangan sistem operasi untuk telepon pintar.
ADVERTISEMENT
Android Inc. kemudian dibeli oleh Google pada tahun 2005. Di Google, tim Android memutuskan untuk mendasarkan proyek mereka pada Linux, sistem operasi open source untuk komputer pribadi.
Pada 5 November 2007, Google mendirikan Open Handset Alliance, perkongsian dari puluhan perusahaan teknologi dan telepon seluler, seperti Motorola Inc., Intel Corporation, NVIDIA Corporation, LC Electronics, Inc., dan Samsung Electronics. Perkongsian tersebut dibuat untuk mengembangkan dan mempromosikan Android sebagai sistem operasi open source gratis.
Android resmi meluncurkan handphone pertamanya, yakni T-Mobile G1 pada 22 Oktober 2008. Sejak saat itu, eksistensi Android di dunia teknologi semakin meningkat. Bahkan pada tahun 2012, Android melampaui iOS sebagai sistem operasi paling populer untuk perangkat seluler.
Perkembangan Android

Seperti yang disebutkan, hingga tahun 2022, Android telah meluncurkan 20 versi untuk sistem operasinya. Perubahan pada setiap versi mencakup keamanan dan peningkatan kinerja.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari laman Tech Target, versi Android pertama adalah Android 1.0 yang dikenal dengan kode Alpha. Dirilis pada 23 September 2008, sistem operasi ini terbilang cukup fungsional dengan menghadirkan beberapa aplikasi Google, seperti Gmail, Google Maps, kalender, dan YouTube.
Versi Android terus diperbarui hingga muncul Android 2.3 Gingerbread yang diluncurkan pada 6 Desember 2010. Di masa inilah mulai banyak HP Android yang muncul di publik.
Setelah itu, keberadaan Android semakin diakui dan dapat bersaing dengan iOS. Berbagai macam versi Android pun diluncurkan, mulai dari Android 2.0-21 Eclair hingga Android 13 Tiramisu yang dirilis pada 15 Agustus 2022.
Versi Android terbaru itu memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan warna, tema, bahasa, hingga musik HP mereka dengan selera masing-masing. Pembaruan keamanan, seperti kontrol atas informasi yang dapat diakses aplikasi, izin pemberitahuan, dan pembersihan informasi pribadi juga dihadirkan.
ADVERTISEMENT
Selengkapnya, berikut urutan versi Android dari awal sampai sekarang:
- Android 1.0 (Alpha)
- Android 1.1 (Beta)
- Android 1.5 (Cupcake)
- Android 1.6 (Donut)
- Android 2.0-2.1 (Eclair)
- Android 2.2 (Froyo)
- Android 2.3 (Gingerbread)
- Android 3.0-3.2 (Honeycomb)
- Android 4.0 (Ice Cream Sandwich)
- Android 4.1-4.3 (Jelly Bean)
- Android 4.4 (KitKat)
- Android 5.0 (Lollipop)
- Android 6.0 (Marshmallow)
- Android 7.0-7.1 (Nougat)
- Android 8.0-8.1 (Oreo)
- Android 9 (Pie)
- Android 10 (Android Q)
- Android 11 (Red Velvet Cake)
- Android 12 (Snow Cone)
- Android 13 (Tiramisu)





